Sunday, November 20, 2011

Creative Portfolio References 2011

1. www.piipeonline.com




2. www.edpeixoto.com



3. www.basilgloo.com



4. http://qilayout.com/



5.



6. www.mariowibisono.com



7. www.emotionslive.co.uk/



8. www.dawghousedesignstudio.com

9. www.smiledesign.web.id/works.php



10. www.tulakom.com



11.



12. www.madewira.com



13. nanoex.com




All Rights are belong to the Portfolio Owner and Designer


uploaded by. Amelia, 2011

Saturday, March 12, 2011

Wednesday, November 17, 2010

Portfolio Bagi Desainer

Bagi klien, sebuah karya dari desainer paruh waktu (freelance) sering diragukan dan masalah harga juga cenderung ditekan, dengan alasan keprofesionalitasan yang dibandingkan dengan agensi periklanan. Kebanyakan klien ingin para desainer paruh waktu untuk menggambar dulu untuk mereka, kalau klien menyukai baru dibayar. Bagaimana kalau sudah dibuat ternyata karya yang dibuat tidak disukai oleh klien dan tidak dibayar?

Dengan menggunakan portfolio, kita bisa memberikan rasa aman bagi klien dan tentu saja suka atau tidaknya dengan karakter desain yang kita sajikan dengan yang diinginkan oleh klien.

Hard Copy Portfolio (Portfolio bentuk fisik)

Daripada kita memberikan hasil contoh gambar desain, lebih baik memberikan klien sebuah hasil cetak yang menarik dan praktis untuk klien menikmati karya-karya yang disajikan pada portfolio.

- berikan sedikit permainan (interaktif plays)
- berikan materi cetak yang berbeda (jenis kertas atau jenis printing)
- tidak memberi tulisan yang terlalu kecil atau tulisan yang tidak perlu
- pastikan gambar tidak pecah atau tulisan tidak terbaca (atau salah ketik)
- berikan kemasan (packaging)
- bisa menambahkan CD yang berisi slide karya, powerpoint, flash, film pendek, dll

Digital Portfolio (Portfolio online)

Untuk menjangkau klien yang tinggal diluar kota atau luar negeri kita bisa menggunakan digital portfolio. Untuk era sekarang ini sebuah portfolio online adalah suatu keharusan bagi para desainer paruh waktu.

- Buatlah sebuah website personal berisi keterangan dan data diri, serta kumpulan karya-karya terbaik. jangan lupa menampilkan contact info dan foto diri (tampilan yang profesional setidaknya, bukan foto yang terkesan main2)

- menggunakan porfolio online service : carbonmade.com, creativeshake.com, kayakarya.com, deviantart.com dll

Perkembangan Teknologi Grafika

Teknologi baru dalam bidang persiapan cetak. Komputer telah merombak dengan cepat bidang prepress sejak duapuluh tahun yang lalu. Ketika berkembang teknologi photo typesetter, PC dengan monitor dan keyboard; dimana sebelumnya bekerja dengan kamera foto reproduksi dan layar kontak, hingga scanner laser. Pada waktu yang sama, karena perkembangan yang pesat media elektronik, batasan antara prepress dan cetak offset telah saling melengkapi. Dengan GTO-DI Direct Imaging Technology yang diperkenalkan oleh Heidelberg pada tahun 1991, telah diciptakan koneksi/hubungan langsung yang pertama antara prepress dan cetak.

Tinjauan masa depan Heidelberg Druckmaschinen telah menjadi sebuah kenyataan dalam hal ini membuat komputer dapat mencetak yang sama sekali tanpa memutar melalui/via pelat dan film. Teknologi ini mempunyai kelebihan yang nyata/jelas. Hingga sekarang, beberapa tahapan disertakan dalam produksi cetak. Saat ini porsi yang besar pada proses ini dari ide hingga realisasinya dapat dikerjakan/diselesaikan secara digital. Juga, dalam hubungannya dengan prepress konvensional, dengan digital prepress maka kita dapat menghemat waktu, dengan komputer hingga film atau komputer hingga pelat.

Perkembangan yang inovatif juga mengemukakan terminologi baru. Dalam industri cetak kita bicara mengenai bits dan bytes, C-To-Press teknologi, PostScript, RIP, scanner, dan kamre digital. Berkembangnya teknologi digital dibidang prepress, printing, dan postpress dengan hardware dan software yang terbukti bagus, menawarkan alat-alat yang berguna untuk memenuhi produktivitas. Dibawah ini diuraikan teknologi CTP. Computer-To-Plate, yaitu proses pembuatan image atau gambar pada pelat cetak. Proses ini dikerjakan pada tahapan "prepress" - proses persiapan cetak. CTP atau disebut juga "direct-to-plate" berarti proses pembuatan pelat cetak secara langsung dari (file) komputer. Kecenderungan industri adalah bergerak ke arah digital, penggunaan CTP semakin banyak ditemukan pada industri percetakan terutama dinegara maju.

Penggunaan komputer selain masalah ekonomis, mengingat biaya buruh yang mahal
maka aspek fleksibilitas penggunaan komputer yang menghilangkan proses reproduksi menjadi pertimbangan penting perubahan ke CTP. Dibawah ini ada beberapa hal yang perlu diketahui bagi percetakan di Indonesia mengenai CTP, kelebihan dan kekurangannya sebagai upaya antisipasi.

2.1. Proses

Sesuai istilah direct-to-plate; proses pembuatan image pada plat tanpa mengunakan proses pembuatan film foto reproduksi, image langsung dicetak pada pelat langsung dari file komputer.

File digital tidak perlu diubah atau dimodifikasi kebeberapa file yang berbeda karena sudah deprogram dengan system RIPS, proses yang dilakukan pada pembuatan film cukup dilakukan semuanya menggunakan klik mouse dan memasukkan data via keyboard. Konsep dari pembuatan pelat berimage persis sama, sesuai data file yang dirancang/ didesain namun dengan cara yang sama sekali sudah berbeda.

2.2. Kelebihan
CTP meningkatkan waktu pembuatan pelat lebih cepat, konsistensi kualitas image dan gambar cetakan. Cara ini membutuhkan waktu lebih singkat dari cara percetakan offset litografi yang analog sebab menggabungkan dua proses menjadi satu. Tenaga manusia jelas berkurang karena tidak perlu lagi membuat film foto reproduksi. Paling tidak waktu bisa dihemat 20-30% dengan CTP. Image yang dihasilkan juga lebih jelas, tajam dan akurat dibanding dengan cetak analog yang tradisional sebab dot yang muncul lebih bersih dan turunan image pertama - langsung ke pelat cetak, efek dot-gain juga berkurang.

Penghematan lainnya dari aspek material yaitu lebih sedikit suplai, karyawan dapat dikurangi dan tidak menggunakan kamera reproduksi lagi, sehingga ruang yang dibutuhkan lebih sedikit. Penghematan ini bisa dijadikan insentif bagi harga cetak dan menjadi faktor kompetisi untuk menarik pelanggan baru

2.3. Kekurangan

Umumnya orang terbiasa dengan gambar cetak dengan dot-gain yang besar dan tampak lebih gelap. Tidak jarang pelanggan akan merasa aneh dengan hasil bagus "yang tidak biasa" ini. Perlu bagi percetakan untuk memberikan pengertian mengenai barang bagus yang baru ini ke pelanggan, supaya terbiasa. CTP juga merubah pola tanggung jawab kualitas cetak yang semula penuh pada percetakan, beralih ke "digital file creator" - orang
yang membuat file image.

2.4. Masalah umum yang dijumpai

Dalam proses cetak litografi, ada banyak kemungkinan merubah atau mengkoreksi hal yang salah pada film. Tidak demikian halnya pada CTP, operator percetakan harus benar-benar menjamin file image bersih. Perhatikan hal-hal berikut ini, simpan file dalam format CMYK bukan RGB dan gunakan spesifikasi yang tepat seperti :
(1) "bleed amount" yang tepat
(2) pastikan semua huruf dan resolusi image tinggi masuk dalam file, dan
(3) check penggunaan spot-color yang benar, dll.

Proses perbaikan digital file image yang salah sangat membutuhkan banyak waktu, yang akhirnya mengurangi kelebihan CTP terhadap sistim film analog.

2.5. Up-to-date dengan komputer & perkembangannya

Belajar terus menerus atau mengikuti perkembangan proses yang baru dan komputer menjadi wajib, karena bidang ini sangat cepat kemajuannya - dalam hitungan bulan. Photoshop dan Illustrator selalu memberi penambahan-penambahan dalam perangkat lunaknya. Perusahan seperti Adobe dan Extensies sering melakukan seminarseminar
pendidikan di berbagai kota dan negara. Akses ke internet atau website CTP menjadi alternative cara, ikuti kursus online, ikut chatroom dll.

Thursday, November 4, 2010

Info kerja Part Timer www.degeta.com

Lowongan kerja part timer bagi para desainer freelance

Di www.degeta.com

Lokasi kantor : Jl. D.I. Panjaitan MJ3 no. 151, Yogyakarta
nomor telp. : (0274)7441582/2690761

syarat :
- niat kerja
- menguasai bidangnya
- menyenangi profesinya
- sabar & tabah

untuk Yogyakarta dan sekitarnya maupun luar kota

Yang dibuat :
desain kartu nama, merchandise, promotion tools, dkk

Pameran Komik dan Kartun oleh Suara Merdeka

Diadakan pameran yang terbuka untuk umum termasuk komunitas, boleh menyertakan karya ilustrasi manual atau pun digital, bergaya komik (bebas), karikatur, lukisan dkk. (ukuran rata2 minimal A3 untuk ilustrasi manual atau digital, boleh lebih besar)

Grand Opening Pameran Kartun "100 Wajah Tokoh Jawa Tengah"
waktu : Senin, 13 Desember 2010
jam : 19.00 - selesai
Kawasan Kota Lama

informasi lebih lanjut bisa menghubungi :

0811290733 dengan Winda (Suara Merdeka)

Karya dikumpulkan sudah diberi bingkai (siap pasang), diserahkan pada Bapak Priyo di Gedung Suara Merdeka lt. 2 di Jalan Kaligawe Raya.

*dianjurkan untuk komunitas DKV dan anak-anak DKV untuk berpartisipasi. Cantumkan nama dan komunitas bila tergabung dalam komunitas

DKV UKSW bisa kontak ke : facebook.com/amelia.hoo terlebih dulu, terimakasih.

Monday, November 1, 2010

Laporan Studi Lapangan

Sejarah Singkat SM
- Pendiri, visi misi, pada awalnya berkiprah apa awalnya dan perkembangan sekarang ini (silahkan ditambahkan hal-hal lain yang relevan)

- Proses cetak apa yang digunakan
- Jenis kertas apa (untuk koran, tabloid, dan majalah di bawah bendera SM)
- Bagaimana proses cetak berlangsung
- Dalam hal iklan, bagaimana proses bertemu klien sampai dengan menjadi iklan di koran (format, list harga, halaman yang efektif untuk iklan berdasarkan segmentasi)
- Bagaimana proses distribusinya
- Apa pekerjaan desainer grafis di bidang percetakan media massa?

Kesimpulan

Lampiran

foto-foto bersama di depan gedung SM atau kantor SM bersama perwakilan di SM

~selamat berjuang~